,2 mg vitamin B1, 4 mg vitamin B2, 100 mg vitamin C dan0,01 mg untuk vitamin D.
Ingin tahu bagaimana menjaga tubuh agar tetap ramping dan bugar? Sebenarnya tidak terlalu sulit sepanjang kita tahu rahasianya. Pun tak perlu ke pakar gizi untuk pengaturan pola makan secara khusus. Kita bisa mendapatkan tubuh langsing, sehat dan bugar dengan mengkonsumsi susu. Tentunya susu rendah lemak. Karena selain menguatkan tulang, juga dapat melancarkan buang air besar serta penghancuran lemak tubuh. Jadi tak sepenuhnya benar jika ada anggapan, meminum susu akan memicu kegemukan. Terutama bagi kaum remaja dan ibu muda menghindari mati-matian mengkonsumsi susu beserta produk turunannya.
Pada dasarnya dalam susu sapi segar terkandung unsur gizi yang mampu menjaga kestabilan kualitas dan berat tubuh manusia. Ada 25 nilai gizi dan 18 jenis asam lemak yang cukup penting untuk tubuh manusia. Antara lain asam butirat, asam lenoleat terkonjugas (ALT) dan fosfolipid. Asam butirat berfungsi meningkatkan daya cerna tubuh dan mampu mencegah bibit kanker usus besar. Sebab asam itu berguna membantu pertumbuhan bakteri baik (bersifat prebiotik). Sementara ALT dan fosfolipid mampu menghindarkan tumor, menurunkan resiko kanker, hipertensi,diabetes dan merangsang otak. Dua asam lemak susu tersebut secara otomatis akan mengkontrol lemak dan perkembangan berat badan. Susu juga mengandung sejumlah vitamin, antara lain A dan D. Pada tubuh manusia sendiri dibutuhkan setiap hari 2 mg untuk vitamin A,2 mg vitamin B1, 4 mg vitamin B2, 100 mg vitamin C dan 0,01 mg untuk vitamin D.
Lalu bagaimana kandungan kolesterol di dalam susu? Sebab ini juga ditakutkan banyak orang. Sebenarnya kandungan kolesterol pada susu tidak terlalu banyak. Dalam satu gelas hanya sekitar 32 mg kolesterol, terhitung lebih kecil dibandingkan pada sepotong daging yang mencapai 54 mg, atau bahkan satu butir telur yang lebih dari 252 mg.
Meskipun demikian tingkat konsumsi susu di Indonesia masih rendah. Dari hasil survey The International Data Base (IDB) tahun 2004 tercatat dalam setahun Indonesia hanya mengkonsumsi 425 liter atau rata-rata setiap orang meminum 6,5 liter/tahun. Angka tersebut jauh di bawah negara Malaysia, Singapura, dan Thailand yang rata-rata mencapai 20 liter/orang/tahun. Bahkan Amerika Serikat 100 liter/orang/tahun dan Australia 90 liter /orang/tahun. Hingga kini data tersebut tidak mengalami perubahan.
Untuk Reproduksi
Susu merupakan makanan hampir sempurna, karena kandungan zat gizinya sangat penting bagi tubuh. Protein dan lemak susu memiliki sifat ketercenaan yang tinggi. Vitamin dan mineral juga relatif lengkap, serta terpenting mengandung kalsium yang menunjang pertumbuhan tulang. Karena itu susu memegang kontribusi yang tidak sedikit bagi tubuh kita.
Penelitian terbaru di “journal of Reproductive Medicine“yang dilakukan Gary Steinman, membuktikan bahwa perempuan yang rajin minum susu serta produk olahannya memiliki kecenderungan mengandung bayi kembar, lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan yang jarang mengkonsumsinya.
Hal itu dikarenakan di dalam susu ada sejenis protein tertentu yang mengandung IGF. Zat ini adalah sejenis insulin yang mempengaruhi faktor pertumbuhan. Pada tubuh perempuan, IGF menyebabkan sensitivitas indung telur meningkat, sehingga jumlah sel telur yang dilepaskan bertambah. Kadar IGF yang tinggi meningkat kesempatan hidup terhadap embrio pada masa pertumbuhan awal sesudah terjadi pembuahan.
Sementara dari Institute of Community Medicine Universitas Tromso Norwegia melalui publikasinya pada International Journal of Cancer membuktikan bahwa mengkonsumsi tiga gelas susu atau lebih setiap hari dapat menurunkan resiko terkena kanker pada wanita pramenopouse.
Selain itu, mengkonsumsi secara teratur juga dapat menurunkan resiko yang berkaitan dengan kelainan pada pembuluh darah, seperi stroke dan jantung. Juga pada penelitian di Belanda menyebutkan, perempuan yang sejak anak-anak telah mengkonsumsi tiga gelas susu per hari maka tulangnya akan lebih kuat dan terbebas dari ancaman osteoporosis dibandingkan yang tidak minum, meskipun telah mencapai masa menopause.
Terakhir yang terpenting, susu memiliki manfaat untuk energi. Sebab ada zat laktosa, yakni gula disakarida yang akan diubah menjadi gula sederhana glukosa dan fluktosa. Nah bagi kaum perempuan terutama remaja dan ibu muda jangan takut lagi untuk mengkonsumsi susu. Sebab selain tidak menyebabkan gemuk, ternyata begitu banyak manfaat susu bagi kesehatan